Semangkok Surga Di Yamie Panda

Semangkok Surga Di Yamie Panda

Indonesia Jernih
no comments. 27

Hujan mengguyur dengan sangat deras malam itu. Waktu menunjukkan pukul 7 malam dan nasib membawaku berteduh di sebuah toko yang kebetulan sedang tutup. Hujan yang deras membuatku pelan-pelan mendengar suara aneh yang rupanya suara itu berasa dari perutku. Ternyata aku sedang kelaparan akibat gempuran hawa dingin dan air hujan yang sadis dan tak punya belas kasihan ini.

Aku berusaha menahan suara itu agar tidak terus-terusan muncul karena memang bukan kondisi yang tepat untuk lapar. Pasalnya aku tak membawa jas hujan, dan kalau aku nekat untuk mencari makan di tengah hujan itu, maka aku pasti akan basah dan bukan keadaan yang lebih baik kalau aku basah dan makan. Maka yang terpikirkan adalah tetap berdiri memaku dan menunggu hujan reda.

Yamie Panda

Beberapa detik rasanya begitu lama. Sempat memejamkan mata dan berharap pada bukaan berikutnya hujan telah berhenti dan setidaknya membiarkanku untuk sedikit berjalan dan mencari tempat makan. Apalah daya, angan hanya jadi angan belaka. Aku masih berkutat dengan perut yang lapar dan cuaca yang dingin.

Tiba-tiba hidungku mencium sesuatu yang sangat kuat. Rasanya nikmat sekali, dan setelah kuperhatikan, ternyata itu adalah bau mie rebus yang lain. Bukan bau mie seperti biasanya. Baunya punya daya tarik yiang luar biasa. Apalagi dengan kondisi hujan macam sekarang ini. Tak bisa ditahan lagi, tapi hujan masih nampak deras, bahkan semakin deras. Seolah menahanku untuk beranjak.

Yamie Panda 2

“Tapi Maaf” ucapku pada hujan.

“Perutku lebih ganas darimu! Jadi, bodo amat!” ucapku sambil berlari ke arah motorku yang kehujanan dari tadi, menyalakannya dan segera pergi ke pusat bau itu. Tak sampai 2 menit aku telah sampai di pusat bau itu dan memang benar, ada kenikmatan yang dibalut bangunan merah khas Cina dan gambar yang tak asing bagiku. Yups! Yamie Panda ternyata adalah pusat dari bau tersebut.

Tanpa pikir panjang lagi aku langsung memarkirkan motorku, dan segera masuk ke dalam. Seketika aku masuk ke dalam, aku merasa seperti dipeluk erat oleh Po. Panda besar yang bentuknya mirip dengan Logo Yamie Panda tersebut. Apapun itu, aku serasa digerakkan untuk memesan dan aku memesan menu yang paling besar.

Aku pun segera mencari tempat duduk paling pas, dan aku mendapatkan tempat duduk di lantai atas yang menghadap langsung ke jalanan yang sedang diterpa hujan. Tak perlu menanti lama, pesananku pun akhirnya datang dan bau yang muncul dari semangkok Yamie Panda itu seperti surga hangat yang menyiram badanku yang sedari tadi diterpa hawa dingin.

Tak perlu menunggu lama, Yamie Panda yang nampak menggiurkan itu seketika langsung kulahap. Beuh… Ada kenikmatan yang mendadak muncul seketika bibirku menyentuh mienya. Mienya yang begitu kenyal, kuahnya yang segar dan hangat, benar-benar kombinasi yang sempurna. Tak ada kata lain selain kesempurnaan yang terangkum dengan baik menjadi satu di sebuah Mangkok Besar warna merah marun.

Tak hanya mienya yang kenyal, kuahnya yang segar, ayamnya yang bergoyang dilidah, tapi juga suasana tempatnya yang sungguh luar biasa. Datang ke tempat ini benar-benar kombinasi yang luar biasa. Hidangan yang sempurna, dan tempat yang sempurna juga. Lengkap sudah kesempurnaan yang kudapatkan setelah habis kuyup diguyur hujan.

Tuhan memang selalu suka bercanda, tapi semangkok yamie panda itu tetap surga yang tak diragukan lagi.

No Comments

Leave a Reply