Santai Banget Ala Ujung Negeri, Banda Aceh

Santai Banget Ala Ujung Negeri, Banda Aceh

Bertorandithia
one comment. 98

Prolog : Santai adalah hal yang harus kalian lakukan selama berada di ujung negeri, Kota Sabang merupakan kota terujung barat dari Indonesia yang sangat terkenal dengan pemandangan  pantai yang indah. Unforgettable moment. Tidak mudah melakukan perjalanan yang sangat jauh bersama Abang yang sudah saya anggap Abang Kandung saya sendiri@beni.alandra . Lelah, mengantuk, hujan, panas selama perjalanan dari Pekanbaru menggunakan kendaraan roda 2 yang memakan waktu 3 (tiga) hari untuk sampai ke Banda Aceh (Ada kendala selama perjalanan yang akan saya ceritakan dibawah).

Trip Pekanbaru-Banda Aceh

15/08/2016

Well, It\’s Start Perjalanan kami pertama kali menuju Banda Aceh, Perjalanan kami dari Pekanbaru-Medan tidak mengalami kendala yang sangat berarti memakan waktu sekitar 15 jam dari Pekanbaru menuju kota Medan, Sesampai di Medan tidak ada yang kami harapkan disana karena tujuan utama kami memang mempersiapkan diri memuaskan diri di Sabang. Akhirnya di Medan kami beristirahat sejenak disekitaran Jalan Sisingamangaraja. Akhirnya kami dapat merebahkan badan kami setelah 15 Jam berada di perjalanan yang panjang dari Pekanbaru menuju Medan.

16/08/2016

Kami memulai perjalan kami, menuju Banda Aceh. Setelah kami melewati perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya kami memutuskan untuk berisitrahat sejenak menikmati kopi Aceh yang terkenal di daerah Langsa, kemudian kami melanjutkan perjalan menuju Lhokseumawe, tepat 1 Jam kami mencapai Check Point kami, akhirnya hal yang paling tidak diinginkan selama ini terjadi accident yang cukup membuat kami shock. sempat berfikir untuk kembali ke Pekanbaru melihat kondisi motor yang mengenaskan, sempat hilang harapan untuk melaksanakan upacara HUT RI di daerah terujung negeri ini, tetapi tekad bulat dan keyakinan membuat kami tetap melanjutkan perjalan menggunakan Bus dan menyelesaikan perkara yang terjadi selama perjalanan.

17/08/2016

Kecewa terasa terobati ketika akhirnya kami sampai di Banda Aceh pukul 05.00 Pagi hari, kami disambut oleh teman 1 kerja saya yang berada di Banda Aceh, Musyawir. Masalah perlahan-lahan menghilang saat kami akhirnya duduk dikedai kopi dengan segelas kopi Aceh yang khas. Setelah kami menikmati kopi tersebut akhir kami kembali menuju tempat tinggal Musyawir yang berada di pusat kota Banda Aceh. Akhirnya kami menunggu teman kami di Banda Aceh dari Meulaboh @suryadharmamaulana . Sedikit cerita saya sangat terkesan melihat pembangunan Kota Serambi Mekkah ini, pembangunan yang sangat cepat, meuseum dimana-mana. akan tetapi waktu yang memaksa kami untuk langsung melanjutkan perjalanan menuju Pulau Weh, tanpa berfikir panjang lagi kami akhirnya langsung menuju Pelabuhan Ulee Lheue Perjalana menggunakan kapal membutuh sekitar 1 Jam menuju pelabuhan di Sabang.

Kapal

 

Sesampai kami di Pulau Weh, kami disambut dengan hujan yang rintik-rintik, tetapi itu tidak akan menghentikan perjalanan kami. Moment dimana kami berada di Gerbang Kilometer 0

Gerbang

(*Percayalah Foto ini diambil saat tengah hujan)

Tidak jauh dari gerbang awal pembangunan negeri ini kami sampai di tugu Sabang-Merauke, tidak ada yang special dari tugu ini namun kata \’Sabang-Merauke\’ cukup membuktikan bahwa Indonesia itu luas.

 

SM2

Ngopi dulu boss

 

Screenshot_20170712_101108

*foto warkop ini sangat dekat dengan tugu Sabang-Merauke

Next, kita akhirnya sampai di Pantai Iboih tepat pukul 6 sore dam disambut oleh saudara jauh kami @fahmi.muliazir , 1 hal yang harus kalian lakukan ketika berada di Sabang adalah SANTAI

 

SantaiBanget

*very very bad shilloute picture

malamnya kami memutuskan untuk mengeksplore Pantai Iboih berikut adalah foto yang diambil saat kami mengeksplore Pantai Iboih

Iboih

(*Percayalah itu air laut)

Berlanjut Ke Post 2… Soon

Comment (1)

Leave a Reply