Fakta di balik Mitos Gua Ngerong Tuban

Fakta di balik Mitos Gua Ngerong Tuban

audinahutama
no comments. 86

Selain memiliki branding sebagai Kota Wali, Kota Tuban juga disebut Kota Seribu Gua karena memiliki banyak gua-gua indah. Salah satunya adalah Gua Ngerong. Gua yang teletak di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban ini terkenal tidak hanya dari segi keindahan, tapi juga terkenal karena mitos-mitosnya.

Pintu Masuk Gua Ngerong

Pintu Masuk Gua Ngerong

Untuk masuk ke dalam kawasan Gua Ngerong, pengunjung harus membayar tiket sebesar Rp 3.000. Gua Ngerong tidak hanya menawarkan eksotisme guanya saja. Dari dalam gua jenis karst ini terdapat sumber air yang mengalir jernih tiada habisnya. Mitos bahwasannya kawasan pegunungan kapur yang identik dengan gersang, nyatanya malah menyimpan sumber air jernih yang melimpah.

Aliran Air dari Gua Ngerong

Aliran Air dari Gua Ngerong

Wisatawan yang tidak tahan dengan kejernihan air di Gua ini bisa berenang dengan ditemani berbagai jenis ikan. Kedalaman airnya berkisar 1 – 1,5 meter. Jika tidak ingin berenang, wisatawan juga bisa memberi makan.

Memberi Makan Ikan

Memberi Makan Ikan

Tetapi ada larangan bagi wisatawan maupun warga setempat untuk tidak memancing, menangkap, maupun mengkonsumsi ikan-ikan yang ada di dalam gua. Menurut mitos yang berkembang, jika ikan-ikan Gua ini dikonsumsi bisa mendatangkan marabahaya. Adanya mitos tersebut juga bisa dibuktikan dengan akal sehat. Mengapa ikan-ikan di sana dilarang dikonsumsi ? Karena ikan-ikan tersebut lebih banyak memakan kotoran kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua. Secara medis, ikan di Gua ini tidak aman dikonsumsi.

Cek Cerita yang Lain di:Santai Banget Ala Ujung Negeri, Banda Aceh

Lebih \dekat dengan Kelelawar

Lebih dekat dengan Kelelawar

Lebih masuk ke dalam lagi, wisatawan bisa menyaksikan ribuan kelelawar yang bergelantungan di langit gua. Tetapi, wisatawan harus bisa menahan nafas sejenak karena bau dari kelelawar yang sangat menyengat.

Selain kelelawar dan ikan, ada satu hewan yang ikonik di ini dan jarang wisatawan yang bisa menjumpainya. Yaitu bulus. Konon hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat hewan yang diyakini jelmaan dari “penunggu” Gua Ngerong.

Cek Cerita yang Lain di: Ada Maldives Di Madura, Gili Labak Namanya

No Comments

Leave a Reply