TAMAN SARI, SEJARAH, FAKTA DAN TEROWONGAN MISTERIUSNYA

TAMAN SARI, SEJARAH, FAKTA DAN TEROWONGAN MISTERIUSNYA

woi.id
no comments. 860

Taman Sari adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Yogyakarta. Taman Sari ini juga menjadi salah satu pilihan wajib bagi para pelancong yang datang ke Yogyakarta. Kebanyakan dari wisatawan pastinya tahu Taman Sari sebagai tempat mandi para raja, tapi di luar itu, masih banyak sejarah, fakta, dan mitos yang beredar di daerah Taman Sari. Apa saja? Berikut penjelasannya.

SEJARAH DAN NAMA SEBELUM “TAMAN SARI”

Mungkin banyak yang sudah tahu kalau Taman Sari ini adalah sebuah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kalau dari sejarahnya, Kebun ini dibangun pada zaman Sultan HB I yakni di tahun 1758 dan selesai pada tahun 1765 atau 1769.

Mungkin sekarang kamu lebih tahu Taman Sari dengan nama Water Castle atau Wisata Air, tapi Kali ini sepertinya tak banyak yang tahu kalau nama tempat ini memiliki sebutan The Fragnant Garden yang punya luas lebih dari 10 hektare dan juga memiliki 57 bangunan mulai dari gedung, jembangan gantung, kanal air, kolam pemandian dan juga danau buatan jga pulau buatan dan lorong bawah air.

Taman Sari

Sumber: google.co.id

Dulunya kebun ini digunakan secara efektif dari tahun 1765-1812. Awalnya kebun ini terbentang dari bagian barat daya kompleks Kedhaton hingga ke tenggara kompleks Manganan. Tapi sekarang, bangunan yang tersisa dan bisa kamu nikmati hanya ada di bagian barat daya kompleks Kedhaton saja.

Baca Berita Lainnya:  Gunung Kidul Sebagai Atmosfer Para Wisatawan

 

FAKTA TERSEMBUNYI DI TAMAN SARI.

Taman Sari ini dibangun di bekas keraton lama yang dulunya didirikan oleh Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda dan seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh Bupati Madiun, yang bernama Tumenggung Prawirosentiko. Konon kabarnya, salah satu arsitek kebun kerajaan ini merupakan orang Portugis yang dikenal dengan nama Demang Tegis. Secara resmi Taman Sari ini berfungsi sebagai kebun kerajaan, tapi beberapa bagian Taman Sari ini berfungsi sebagai benteng pertahanan terakhir jika suatu saat istana diserang oleh musuh.

Taman Sari

Sumber: google.co.id

BAGIAN-BAGIAN DI TAMAN SARI.

Taman Sari ini memiliki empat bagian di dalam kompleks bangunannya. Pada bagian pertama adalah bagian utama Taman Sari. Tempat ini merupakan tempat yang paling eksotis. Bagian ini terdiri dari danau buatan atau segaran. Tempat ini dulunya dipakai untuk sultan dan keluarga kerajaan bersampan. Danau itu sekarang sudah menjadi pemukiman padat yang dikenal dengan nama Kampung Taman. Pada bagian pertama ini lah terdapat Sumur Gumuling yang dulunya dipergunakan sebagai masjid.

Taman Sari

Sumber: google.co.id

Lalu pada bagian kedua, adalah bagian yang berada di sebelah selatan segaran. Bagian ini adalah bagian yang sampai sekarang masih cukup utuh dibanding dengan bagian yang lain dan sampai sekarang masih sering dikunjungi oleh para wisatawan. Pada bagian ini terdapat Gedhong Gapura Hageng, Gedhong Lopak-Lopak, Gedong Sekawan, Gedhong Gapuro Panggung, Gedhong Temanten dan Umbul Winangun atau Umbul Pasiraman. Dari beberapa bangunan di bagian kedua, banyak yang sudah tidak ada. Beberapa yang tersisa kini sering dikunjungi wisatawan, seperti salah satunya Umbul Winangun yang dulunya merupakan kolam pemandian Sultan, dan keluarga kerajaan.

Taman Sari

Sumber: google.co.id

Pada bagian ketiga hampir tidak ada yang tertinggal. Semua bangunan pada bagian ini sebagian besar sudah hancur dan tidak bisa dilihat kembali. Dulunya bagian ini meliputi kompleks Pasarean Dalem Ledok Sari dan kolam Garjiwati. Pasarean Dalem Ledok Sari ini merupakan salah satu bangunan yang masih terjaga sampai sekarang. Tempat ini konon kabarnya merupakan tempat peraduan Sultan bersama Permaisurinya. Ada juga yang mengatakan sebagai tempat meditasi.

Baca Berita Lainnya:  Rute Baru Trans Jogja, Makin Merata

Pada Bagian keempat merupakan bagian Taman Sari yang sama sekali tak bersisa kecuali bekas jembatan gantung dan sisa dermaga. Bagian ini dulunya terdiri dari dana buatan dan bangunan di tengahnya, lalu taman di sekitar danau buatan, kanal besar dan sebuah kebun.

Hampir semua tempat yang dulunya kompleks Taman Sari yang luasnya 10 Hektare itu kini telah menjadi pemukiman penduduk. Konon kabarnya kebunnya kini telah berubah menjadi kampung Ngadisuryan, dan danau buatannya itu sekarang menjadi kampung Segaran.

 

MITOS TEROWONGAN MISTERIUS DI TAMAN SARI.

Ada banyak orang yang menduga dan meyakini bahwa di Taman Sari ini terdapat sebuah terowongan bawah tanah yang langsung menuju ke Pantai Selatan dan memiliki fungsi sebagai jalan untuk menyelamatkan diri jika terjadi peperangan. Tapi sampai detik ini, tidak ada yang bisa memastikan kebenaran mitos tersebut.

Baca Berita Lainnya:  Konser Musik Elektronik di Festival Kesenian Yogyakarta

Lalu ada juga beberapa pihak yang menyebutkan bahwa Taman Sari dulunya dipakai untuk Sultan melihat istri-istrinya mandi kemudian memilih salah satu dan diajak bercinta. Cerita ini sering juga keluar dari mulut para guide. Tapi setelah ditelusuri, salah satu kantor berita kenamaan, mewawancarai Romo Tirun dan mengatakan bahwa cerita itu tidaklah benar. Sultan menggunakan Taman Sari hanya untuk melepas lelah dan beristirahat.

Dalam salah satu wawancaranya Romo Tirun mengatakan bahwa Taman Sari memang dibangun sedemikin rupa dengan terowongan di dalamnya yang menuju keluar kota untuk menyelamatkan keluarga kerajaan jika terjadi bahaya. Itu artinya memang ada terowongan yang sampai keluar kota, dan tentunya jaraknya cukup jauh mengingat tempat ini ada di tengah kota. Tapi apakah benar tembus sampai segara kidul?

Pemandu wisata yang lain mengatakan bahwa terowongan yang ditutup itu hanya tembus sampai kidul segaran (selatan segaran), bukan segara kidul (laut selatan). Lorong tersebut ditutup karena memang terpotong pembuangan air limbah dan tidak bisa dilewati oleh wisatawan.

Taman Sari

Sumber: google.co.id

Itu tadi adalah beberapa sejarah, fakta dan mitos tentang terowongan misterius yang ada di Taman Sari. Berdasarkan data yang dihimpun, sampai detik ini mitos tentang terowongan misterius yang tembus sampai ke laut selatan itu masih menjadi misteri. Hanya Sultan, keluarga kerajaan, dan tuhan yang tahu.

No Comments

Leave a Reply