Sambung Tali Silaturahim Melalui Rafting di Sungai Elo

Sambung Tali Silaturahim Melalui Rafting di Sungai Elo

TriPuspitasari
no comments. 91

Saya punya organisasi yang cukup amazing. Saya sebut demikian karena kami pernah menyelenggarakan suatu acara ajang pencarian bakat dengan kesan agak memaksa. Singkat cerita kegiatan yang awalnya mengalami banyak kendala tersebut akhirnya terlaksana juga.

 

Biasanya suatu organisasi setelah acara usai ya bubar gitu aja. Apalagi kalau organisasinya punya beberapa tantangan seperti yang kami alami. Tapi enggak dengan kami. Grup whats app kami masih aktif. Pun beberapa kali masih kumpul-kumpul.

 

Untuk organisasi yang penyelenggaraan acaranya mengalami banyak tantangan, ajang kumpul juga harus yang menantang dong. Maka dipilihlah rafting di Sungai Elo sebagai ajang menyambung tali silaturahim. Setelah melakukan pencocokan jadwal, akhirnya kami sepakat memilih Bulan Mei. Beruntungnya ternyata hari itu cuaca cukup bagus.

 

Sungai Elo terletak di Desa Progowati Borobudur, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Untuk melakukan rafting, kami menyewa pemandu Rafting di Sungai Elo yang kontaknya saya dapatkan dari teman mapala. Titik kumpul kami dengan pemandu berlokasi di restaurant Uluwatu. Oh ya, untuk nominal yang kami bayarkan, kami mendapat fasilitas seperti transportasi, jasa pemandu Rafting di Sungai Elo, foto, makan ringan, dan makan besar.

 

Titik temu antara kami dengan pemandu rafting

Titik temu antara kami dengan pemandu rafting

 

Setelah menitipkan tas dan barang berharga, kami pun dibawa ke lokasi Rafting di Sungai Elo menggunakan angkutan umum. Begitu sampai, kami dipasangi perlengkapan Rafting di Sungai Elo seperti helm, jaket pelampung, dan dayung. Dan akhirnya, pasukan pun siap bertempur.

 

Men Eksi ketawa kenapa tuh

Men Eksi ketawa kenapa tuh

 

Ettt, sebelum terjun, tentu pemandu kami yang bernama Mas Eka memberikan instruksi terlebih dahulu. Di sini kamu dijelaskan cara menggunakan dayung yang benar, pengarahan aba-aba, dll. Kami tampak serius menyimak meski pada akhirnya, satu-satunya yang mendayung kapal karet adalah pemandu haha.

 

Mas Eka serius amat neranginnya

Mas Eka serius amat neranginnya

 

Padahal kita cuma pura-pura nyimak haha

Padahal kita cuma pura-pura nyimak haha

My teaaaaaam!!!! yeaaaay

My teaaaaaam!!!! yeaaaay

Akhirnya, kami berjalan menuju perahu karet. Oh ya, tentu sebelumnya kami sudah berolahraga dulu. Bisa atau enggaknya berenang sebenarnya bukan masalah. Yang penting adalah, nggak takut sama air. Jangan seperti teman kami yang namanya Dina, ya! Hehe.

Team-nya aku

Team-nya aku

 

Team satunya lagi

Team satunya lagi

Kami terbagi dalam dua perahu karet yang maisng-masing memiliki satu pendamping Rafting di Sungai Elo. Susunan formasinya adalah, pendamping rafting di belakang mendayung kemudian kami yang pura-pura mendayung ini duduk cantik di depan, hehe.

 

kalo gini keliatan kan siapa yang mendayung beneran

kalo gini keliatan kan siapa yang mendayung beneran

 

Di Sungai Elo, ada bagian yang berarus kuat dan ada juga yang berarus tenang. Di awal-awal justru kami langsung berkenalan dengan arus kuat, bahkan bebatuan. Perahu karet pun oleng ke kiri dank e kanan. Jadi ya, kami merasakan sensasi ektrimnya sejak awal. Tapi meski demikian, ada juga lho yang bisa duduk nyantai di depan. Hahaha

 

Men Yesha berani bener nih

Men Yesha berani bener nih

 

Setelah mendapati arus cukup tenang, kami rehat untuk makan. Cukup lelah juga ternyata. Kami pun jadi nggak sabar mencomot jajanan pasar yang tersaji di atas lapak. Begitu jajanan pasar ludes, gantian kami berebut es degan yang aduhaaaiiii suegeeer!.

Cek Kabar: Karstubing Sedayu: The River Of Adventure

Nggak usah pada rebutan wooooy

Nggak usah pada rebutan wooooy

es degan membuat kami bahagia

es degan membuat kami bahagia

Bang Keenan lagi ngapain sih? :p

Bang Keenan lagi ngapain sih? :p

Setelah makan dan berfoto, kami kembali ke perahu karet. Oh ya, ada kejadian lucu di sini. Perasaan kami kok begok amat, ya? Mau-maunya dikerjain Mas Eka, disuruh foto dengan pose ginian. Tapi kalo dilihat-lihat, lucu juga sih. Sungguk begok yang lucu, wkwwk.

 

Kok kaya gimana gitu ya?

Kok kaya gimana gitu ya?

 

Setelah beristirahat, kegiatan Rafting di Sungai Elo kami jadi berbeda. Kami melanjutkan perjalanan yang lebih menantang. Bukan karena arusnya, tapi Mas Eka dan temannya bikin lelucon dengan nyeburin anak-anak ke sungai. Yaaa nggak bakal tenggelam, sih, kan jaket pelampung. Tapi anak-anaknya jadi pada teriak karena kaget. But, itu buat asik-asikan. Saya bisa melihat gurat muka bahagia, hehe.

Jahat nggak sih nyeburin anak orang gini?

Jahat nggak sih nyeburin anak orang gini?

 

Julid alias jahat

Julid alias jahat

Akhirnya Sungai Elo telah kami sisiri. Kami pun melepas perlengkapan rafting karena sudah dijemput untuk kembali ke Uluwatu. Setelah mandi, makan berat, saatnya mengeluarkan smartphone untuk selfie.

Selfielah agar kamu bahagia

Selfielah agar kamu bahagia

Oh ya, selama rafting kami nggak rempong buat foto ala-ala. Acara sambung tali silaturahim selama rafting sudah terdokumentasi secara natural oleh teman Mas Eka menggunakan DSLR. Senang bisa kumpul teman organisasi sambil bernostalgia dengan kerempongan acara waktu itu, hehe. Puas dengan pelayanan rafting. Pokoknya bahagia!

 

Dear panitia SYTL, kapan yuk kita kumpul sambil bawa pasangan dan momongan?

 

No Comments

Leave a Reply