Penyejuk Hati Bunga Krisan Putih

Penyejuk Hati Bunga Krisan Putih

Rizky
no comments. 29

Liburan kali ini, kami ingin mengunjungi sebuah tempat di kota semarang yang memang terkenal dengan suasana kota lamanya. Dengan bangunan tua, dan gedung-gedung keagamaan yang megah, yang akan menjadi landscape yang menarik. Anganku sudah sangat jauh pergi kesana meniggalkan alam nyataku yang harus berkunjung ke bandungan terlebih dahulu.

Kami menuruti keinginan Utari yang ingin membeli bunga. Maklumlah, naluri perempuannya sangat begitu kuat. Dia akan melakukan apa pun asalkan berhubungan dengan Bunga dan juga Anggrek. Kecintaannya akan Anggrek ia buktikan dengan mengoleksi Anggrek dari berbagai macam jenis di kost.

Bunga krisan berwarna pink

Bunga krisan berwarna pink

Entah mengapa, ada sedikit perdebatan antara Utari dan Rendra yang membuat aku dan Chandra menjadi penonton setia di dalam mobil. Kami seperti sedang melihat Ftv langsung. Mereka berdua memang sepasang kekasih dan dengar-dengar hubungan mereka sedang tidak baik.

Suasana menjadi sangat panas, suara mereka terdengar hingga ke telinga kami yang masih berada di dalam mobil. Suhu yang awalnya dingin menjadi hangat setelah Utari menampakkan marahnya yang besar.

“Mereka serius ya?” tanya Chandra dengan polos,

“Kelihatannya serius Chand, mending kita lerai sebelum kita malu dan terjadi hal yang tidak diinginkan,”

Aku mencoba menarik Utari dan membuat dirinya tenang tetapi, dia terus meronta dan ingin memukul Rendra yang seakan juga tidak menerima perlakuan Utari. Seorang lelaki paruh baya datang menghampiri kami dan mencoba masuk dalam perkara rumah tangga yang sedang terjadi. Untung saja, Chandra mampu membuat lelaki itu pergi dengan argumennya yang terkadang sangat tepat.

Keadaan semakin tidak bersahabat, Utari seperti setan yang kehilangan akalnya. Aku tahu, di daerah sini ada sebuah taman bunga yang mungkin akan mampu membuat dirinya tenang. Walaupun, bukan Anggrek melainkan Bunga Krisan Putih. Setidaknya, membuat dirinya menjadi dingin adalah yang terpenting.

Setya Aji Flower Farm, taman bunga yang sedang menjadi primadona warga semarang dan wisatawan yang berkunjung ke Bandungan. Hamparan Bunga Krisan Putih yang menarik hati, mata, serta pikiran itu membuat keadaan Utari sedikit lebih tenang. Suhunya yang memanas pun mulai mereda dengan sendirinya. Objek wisata satu ini terletak di Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang.

Bunga Krisan berwarna Kuning

Bunga Krisan berwarna Kuning

Luas kebun bunga ini adalah 50 hektar. Saat aku dan Utari kesini, masih banyak bunga-bunga yang belum tumbuh. Bunga ini hanya bisa bertahan di wilayah Bandungan saja, atau yang mempunyai suhu yang hampir mirip dengan Bandungan. Di wilayah panas dia akan menyerah dan mati dengan sendirinya.

Cek Kabar: Kulonprogo: The Nature Heaven Of Suroloyo

Eksplorasi Bunga Krisan Putih memang sulit-sulit gampang. Lantaran musim Bunga Krisan Putih tidak lebih dari satu bulan. Setelah itu gugur bersama pohonnya. Kemudian, menanam lagi dari titik awal dan harus menunggu selama 4 bulan. Bunga ini biasanya digunakan untuk hiasan pengantin.

“Keren-keren ya bunganya, sungguh takjub,” kata Utari yang sudah mampu tersenyum.

“Kamu suka?” tanyaku

“Suka banget, mau beli tapi takut bunganya mati,” kata Utari.

Gardu Pandang

Gardu Pandang

Udara dingin, dengan angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat aku dan Utari enggan untuk beranjak dari tempat ini. Kami pun tidak bosan untuk mengunjungi tempat yang sudah kami kunjungi untuk kedua kalinya.

Di tempat ini, ada sebuah gardu pandang yang menyuguhkan pemadangan gunung dan rawa pening dari atas yang begitu memukau, Banyak orang yang mengunjungi tempat ini dan digunakan sebagai sarana mengambil foto. Dan rela untuk mengantri, demi mendapatkan landscape foto yang bagus untuk menghiasi instagram dan berbagai macam sosial media mereka lainnya.

No Comments

Leave a Reply