Malam Kirab Kerbau Bule Kyai Slamet

Malam Kirab Kerbau Bule Kyai Slamet

Rizky
one comment. 44

Surakarta atau lebih dikenal dengan sebutan Kota Solo adalah sebuah kota kecil yang berada di Jawa Tengah. Kota ini adalah pusat dari kebudayaan jawa yang sangat kental, hampir sama dengan Yogyakarta. Tetapi, menurutku budaya Keraton Solo lebih halus dalam bersikap dan berbudi pekerti daripada Yogyakarta.

Di Solo, ada sebuah acara adat yang tidak boleh dilewatkan saat malam 1 suro. Atau dalam kalender nasional dan kalender islam malam 1 muharram. Jika dalam ajaran islam muharram adalah tahun baru yang disambut dengan hijrahnya nabi. Tetapi, bagi kebudayaan jawa khususnya masyarakat Yogyakarta dan Solo, muharram atau biasa disebut dengan suro adalah bulan yang keramat yang ada sangkut pautnya dengan Penguasa ratu pantai selatan Nyi Roro Kidul.

Sumber : google.com

Sumber : google.com

Pada bulan ini biasanya orang-orang tidak akan melakukan hajatan atau pernikahan. Menurut budaya jawa bulan suro adalah bulannya Nyi Roro Kidul. Banyak yang percaya, jika melaksanakan hajatan atau pernikahan, maka pernikahannya tidak akan langgeng karena memasuki bulan yang tidak ada hari baik.

Setiap malam 1 suro, Keraton Kasunanan Surakarta akan menggelar kirab dengan mengarak hewan Kerbau Bule Kyai Slamet yang dianggap sebagai jelmaan dari kyai slamet. Kyai Slamet sendiri sebenarnya sudah wafat, Kerbau Bule Kyai Slamet ini dianggap sebagai turunannya. Kerbau Bule Kyai Slamet ini akan diarak bersama dengan berbagai macam benda pusaka. Ada juga kepercayaan jika mengambil kotoran dari kerbau ini saat dilaksanakannya kirab, maka akan mendapatkan keberkahan dan kelancaran rezeki. Namanya Kerbau Bule Kyai Slamet.

Motor berpacu dalam alunan melodi, setidaknya dalam dua lagu kedepan aku dan Fajar harus sudah sampai di sepanjang jalan slamet riyadi yang menjadi salah satu rute dari kirab yang akan dilakukan pada pukul 12 malam. Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, ada banyak jalan yang ditutup, agar acara ini berjalan lancar.

“Nanti jangan lupa ambil kotorannya ya!” kata Fajar.

“Kenapa nggak kamu aja sendiri?” kataku.

“Lah, aku kan naik motor, nanti bagaimana aku bisa bawanya? Bisa-bisa motorku bau kotoran kerbau, tadi pagi sudah aku mandiin ini motor,” kata Fajar lagi

“Tak apalah kau saja, biar berkah motormu ini, siapa tahu bisa bawa rexeki buat bayar hutang kan,”

Asyik mengobrol, membuat Fajar lupa diri. Ada rambu-rambu yang tidak mengizinkan kami untuk melewati kawasan tersebut. Karena, kawasan itu adalah jalan tikus yang akan mengantarkan kami lebih cepat. Tiba-tiba seorang polisi mengejar kami dengan motornya yang juga hampir sama dengan motor Fajar.

Cek Kabar: Karstubing Sedayu: The River Of Adventure

“Ada polisi, kamu melanggar apa?”

“Mungkin rambu lalu lintas, kalau nggak salah tadi aku lihat ada rambu yang tidak boleh masuk daerah sini,” kata Fajar

Sumber : google.com

Sumber : google.com

Kami pun menepi, setelah berdiskusi panjang akhirnya, kami pun tahu kesalahan kami dan harus rela kena surat tilang. Awalnya, Fajar sudah berbagai macam cara untuk terhindar dari tilang tersebut. Tetapi, bapak polisi itu cukup tegas dan menghukum kami dengan tilang, dimana minggu depan kami harus menjalani persidangan.

“Kelihatannya kamu bener deh, harus aku sendiri nanti yang ambil itu kotoran itu,” kata Fajar yang hilang semangat seketika saat ditilang

Seluruh masyarakat kota solo sudah memadati pinggiran jalan, menunggu dengan berpangku tangan seakan pasrah dengan keadaan. Ada juga yang sedang asyik makan jagung bakar yang. Ada pula yang asyik dengan handphonenya sendiri.

Semut ireng pun mulai menampakkan diri. Semut ireng adalah pasukan pengawal yang menggunakan seragam serba hitam. Diikuti oleh berbagai macam benda pusaka. Dan di kloter yang terakhir ada kerbau-kerbau yang berjumlah kurang lebih 15 kerbau. Mereka memakai kalung berupa kembang. Konon, sebelum dikirab mereka dimandikan terlebih dahulu, dan orang yang memandikan pun harus menjalani serangkaian ritual yang sudah berjalan turun-temurun.

Sebuah kebudayaan yang unik dan juga sarat akan kesyirikan. Tetapi, apa pun itu inilah sebuah kebudayaan yang harus dilestarikan sebagai sebuah warisan, bukan sebagia sebuah kepercayaan. Karena dengan ini Indonesia bisa disebut dengan negara yang kaya.

Comment (1)

  • muslimin11 says:

    Inilah Indonesia dengan sejuta budaya. aku cinta Indonesia heheee
    padahal mau tau kelanjutan fajar setelah abis kena tilang .. wkwkwkwk

Leave a Reply