Lembah Ramma, Liburan Kelas Eropa di Pojok Sulawesi

Lembah Ramma, Liburan Kelas Eropa di Pojok Sulawesi

Indonesia Jernih
no comments. 30

Siapa sih manusia di dunia ini yang bisa meragukan keindahan alam Indonesia tercinta ini? Kalau ada coba sini, suruh ngobrol sama mimin, biar mimin tunjukin keindahan alam Indonesia yang nggak ada duanya di dunia. Bahkan, sekarang ada sebuah tempat yang mungkin sangat jarang kamu dengar, sebuah tempat yang punya pemandangan sekelas Eropa tapi dia ada di Sulawesi. Tempat tersebut bernama Lembah Ramma! Have you ever heard about Ramma Hill? Kalau Belum, baca artikel ini sampek beres, biar nggak ketinggalan tempat kece di negeri sendiri ya!

Jadi Lembar Ramma ini adalah sebuah tempat yang ada di sekitar kaki gunung Bawakaraeng. Sebagian dari kamu mungkin tahu kalau di kaki Gunung Bawakaraeng ini ada Danau Tanralili yang juga indah, tapi mutiara lain juga tersembunyi di kaki Gunung ini. Lembah Ramma adalah mutiara itu. Dengan pemandangan rerumputan yang hijau dan segar, dengan suasana gunung yang sejuk, kamu akan ngira kalau tempat ini ada di pedalaman Swiss atau tempat lain di Eropa.

Lembah Ramma ini ada di salah satu jalur pendakian yang ada di Bawakaraeng. Kalau misalnya kamu adalah salah satu penggila dunia pendakian dan pernah mendaki gunung Bawakaraeng, maka kamu pasti juga akan menemukan Lembah Ramma ini. Memang bener kalau di Bawakaraeng ini nggak Cuma puncaknya yang aduhai pemandangannya, tapi juga Lembahnya bikin betah dan nggak mau pulang.

Tempat ini kalau secara administratif sendiri adanya di Kabupaten Gowa dan bersebelahan banget sama kota Makassar. Nah, kalau misalnya situ pada mau datang ke Lembah Ramma, rute yang harus kamu lalui cukup mudah kok. Misalnya kamu start dari Makassar, maka pergilah menuju desa terakhir yang namanya adalah Desa Lembanna. Desa Lembanna ini adalah desa yang menjadi rute pendakian ke Puncak Bawakaraeng. Desa ini ada di Kecamatan Tinggi Moncong, Malino. Jaraknya sekitar 80 kilometer dari Makassar. Nah, kalau sudah sampai di Lembanna, ada yang perlu kalian tahu, disana nggak ada basecamp, jadi kalau mau parkir kendaraan, parkirlah di sekitar rumah warga, soal tarif nanti bisa dibicarakan dengan warga sekitar.

Sumber: Google.co.id

Sumber: Google.co.id

Rute untuk menuju Lembah Ramma ini bener-bener sama kayak rute ke Puncak Bawakaraeng. Nantinya kamu akan melewati perkebunan sayur milik warga hingga sampai ke pos 1. Nah, di pos 1 ini adalah persimpangan antara ke puncak dan ke Lembah Ramma. Kalau ke puncak maka ambillah jalur kiri, tapi kalau ke Lembah Ramma, ambillah jalur kanan. Lalu, dari pos 1 ini jalur yang akan kalian lalu masih relatif mudah sampai nantinya akan ketemu sebuah danau kecil yang entah apa namanya itu dan setelah itu kamu akan masuk ke hutan lumut yang lembab. Petualangan yang seru banget ini mah! Sumpah deh!

Setelah melewati hutan lumut ini perjalanan akan bertambah berat karena jalanan yang datar, lalu sedikit mendaki, lalu turun, lalu kamu harus menyeberangi sungai sampai 7 kali dan tentunya ini sangat menguras tenaga. Tapi tenang, meskipun lelah, kamu bisa menikmati pemandangan di sekitar tempat itu dengan udara yang juga sejuk. Ada satu lagi yang perlu diperhatikan, kalau berjalan ke rute ini, hati-hati, banyak kotoran sapi karena memang ini jalur yang biasa dilewati sapi.

Cek Kabar: Rawa Pening: The Hill of Love

Nah, setelah kira-kira 3 jam jalan naik turun, kamu nanti akan tiba di sebuah tempat yang namanya Puncak Talung. Ini adalah sebuah bukit yang ada di atas Lembah Ramma. Dari tempat ini kamu sudah bisa menyaksikan Lembah Ramma yang indah dan semoga tidak pas tertutup kabut ya. Karena kalau sedang cerah, beuh! Kamu akan ngerasa seperti di pegunungan Alpen!

Selain melihat pemandangan Lembah Ramma, kamu juga bisa melihat pemandangan Danau Tanralili dan biasanya ada beberapa pendaki yang bermalam di Puncak Talung. Tapi, ada informasi penting nih guys untuk kalian, di tempat ini nggak ada sumber air. Jadi harus selalu sedia air yang cukup ya, jangan sampai dehidrasi.

Setelah dari Puncak Talung, lanjutkan perjalanan ke Lembah Ramma dengan jalur menuruni bukit yang lumayan terjal. Ingat, safety first ya! Nah, dari Puncak Talung ini waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Lembah Ramma itu sekitar sejam. Kalau jalan biasa, kalau nggelinding mungkin Cuma 15 menit, 15 menit sampai ke haribaan sang pencipta. Ya jangan lah, tetep, lalui tiap langkahnya dengan sabar, karena di ujung sana keindahan Lembah Ramma akan membayar semua kelelahanmu.

Sumber: Google.co.id

Sumber: Google.co.id

Setelah kalian sampai di Lembah Ramma, kalian akan mendapatkan pemandangan padang rumput hijau yang menyegarkan dengan aliran sungai yang sangat indah. Air sungai itu jernih banget dan segar kalau diminum, pas untuk melepas dahaga setelah perjalanan jauh menuju surga impian ini. Kamu bisa mendirikan tenda di sekitar tempat ini kalau ketika sampai terlalu malam.

Kalau di Lembah Ramma pas malam hari, udara akan sangat dingin dan anginnya kencang. Jadi siapkan semuanya agar kamu tetap hangat, dan nyaman. Jangan sampai kurang persiapan. So, itulah Lembah Ramma, sebuah tempat yang 11 12 sama Eropa lah. Jadi, nggak perlu jauh-jauh ke Eropa, cukup ke Lembah Ramma aja.

No Comments

Leave a Reply