Hati-hati Kepincut dengan Wanita Saat Berwisata ke Lima Daerah Ini!

Hati-hati Kepincut dengan Wanita Saat Berwisata ke Lima Daerah Ini!

Wonderfulisland
no comments. 169

Warga asli adalah satu dari sekian eksotisme yang ada di daerah-daerah Indonesia. Masing-masing memiliki keunikan ragam rupa dan budaya yang berbeda-beda. Ragam rupa dan budaya itulah yang menjadi faktor spesial kenapa kita bisa jatuh cinta kepada daerah-daerah di Indonesia. Hanya saja kamu perlu mewaspadai untuk tidak kepincut dengan wanita dari lima daerah ini karena konsekuensinya yang agak berat.

1. Wanita Pulau Nias

ono_zoono
Wanita Nias memang terkenal macan alias manis dan cantik. Namun kamu yang ingin menikahi wanita Nias harus mempersiapkan Bowo alias mahar dalam jumlah yang sulit dibayangkan. Bowo sebenarnya memiliki arti “pemberian sebagai bukti kasih sayang”. Hanya saja Bowo kemudian bergeser menjadi “gogoila” yang artinya pemberian haruslah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pihak keluarga wanita yang biasanya berupa 100 ekor babi dewasa. Kalau tidak bisa memberikan Bowo, kamu harus mengabdi kepada orang tua si wanita sampai dianggap lunas.

2. Wanita Batak

ciaolins
Wanita Batak bukanlah orang sembarangan. Kamu harus bekerja keras kalau ingin meminangnya dengan menuruti “sinamot” yang telah ditentukan. “Sinamot” adalah harga mati berupa mahar yang harus dibayar. Kalau kamu serius mencintai wanita Batak, berapapun “sinamot” akan kamu perjuangkan. Asal tahu saja, minimal “sinamot” wanita Batak berkisar di angka 50 juta rupiah.

Cek Kabar: Kulonprogo Layak Jadi Destinasi Andalan Karena Misteri Tempat-Tempat Ini

3. Wanita Bugis

panda_bondeng
Selain mahar, masyarakat Bugis juga mengenal istilah “uang panai”. “Uang panai” adalah uang yang diberikan calon mempelai laki-laki untuk mengadakan pesta pernikahan dan berbagai kebutuhan penunjang. Jumlah “uang panai” yang diberikan dapat mencapai miliaran. Semakin tinggi strata sosial dan tingkat pendidikan, makin tinggi pula uang yang harus diberikan. Apalagi kalau wanitanya berasal dari golongan karaeng, puang, andi, dan keturunan darah biru (raja Gowa serta Bone). Hati-hati kalau kepincut dengan wanita dari daerah ini ya…

4. Wanita Banjar di Kalimantan Selatan.

nietha_new
Suku Banjar sebenarnya tersebar di daerah Kalimantan Selatan dan Tengah. Suku Banjar terkenal dengan budaya “jujuran”. “Jujuran” adalah uang dalam besaran yang telah disepakati untuk diserahkan kepada keluarga wanita Banjar. Jujuran digunakan untuk mengadakan pesta pernikahan dengan nilai sebesar lima sampai dua puluh juta. Besaran jujuran yang diberikan akan meningkat lebih besar lagi seiring dengan makin banyaknya tamu undangan.

5. Wanita Aceh

hblnmta
Lain daerah, lain pula budayanya. Daerah kelima yang harus kamu waspadai adalah Aceh. Wanita Aceh terkenal sebagai bidadari muslim, namun mereka juga menerapkan aturan spesial dalam pernikahan. Budaya Aceh menghitung mahar berdasarkan satuan “mayam”. Satu “mayam” setara dengan 3,33 gram emas. Mahar emas wanita Aceh berkisar antara 3-30 mayam. Belum lagi kebutuhan untuk cincin tunangan, seserahan, uang hangus (uang pemberian kepada keluarga), isi kamar, dan biaya resepsi. Ternyata orang Aceh sangat memperhatikan detail, ya?

Masih berani kepincut dengan wanita dari lima daerah tersebut? Kalau cuma sekedar piknik sambil lihat-lihat sih gapapa ya!

Cek Kabar: Jangan Ngaku Pemberani Kalau Belum Melewati Tengah Malam Di 6 Tempat Angker Jogja Ini!

No Comments

Leave a Reply