Memahami Sedikit Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro

Memahami Sedikit Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro

Indonesia Jernih
no comments. 348

Siapa yang tak mengenal destinasi wisata yang satu ini. Yups! Destinasi wisata Malioboro adalah salah satu destinasi wisata wajib yang harus kamu datangi ketika kamu sedang berkunjung ke Jogjakarta. Seperti yang kamu tahu, Malioboro adalah salah satu pusat perbelanjaan oleh-oleh yang ada di Jogjakarta. Hampir semua wisatawan yang mampir ke Jogja dan ingin membeli oleh-oleh, mereka pasti akan datang ke tempat ini dan tinggal memilih oleh-oleh apa yang hendak mereka bawa pulang ke rumah. Ada banyak sekali oleh-oleh yang bisa dibeli disini. Tapi kali ini saya tidak akan membahas soal oleh-oleh apa saja yang ada di tempat ini atau pun soal harganya. Kali ini kita akan coba membahas sedikit fakta unik dan tersembunyi Malioboro. Apa saja itu? Berikut daftarnya!

 

Sumber: google.co.id

Sumber: google.co.id

 

Sumber: google.co.id

Sumber: google.co.id

Asal-usul Nama Malioboro

Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro yang pertama adalah namanya. Banyak orang yang pastinya bertanya-tanya soal asal-usul nama Malioboro. Sebagian dari mereka mungkin tidak melanjutkan pertanyaannya karena lebih memikirkan akan beli apa di tempat tersebut. Tapi sesungguhnya ada 3 teori yang menjelaskan soal asal-usul nama Malioboro.

Baca Berita Lainnya:  TAMAN SARI, SEJARAH, FAKTA DAN TEROWONGAN MISTERIUSNYA

Pertama, ada yang mengatakan bahwa Malioboro itu berasal dari bahasa Sansekerta yakni Malyabhara” yang artinya “berhiaskan karangan bunga”. Konon kabarnya, di jaman dahlu kala kerajaan Mataram itu memiliki tradisi untuk mengadakan sebuah kirab atau upacara perayaan. Perayaan itu selalu melewati jalan Malioboro yang merupakan penghubung antara gunung Merapi hingga ke Keraton. Ketika melewati jalan ini, banyak sekali bunga yang ditebarkan dan merupakan bagian dari prosesi. Hal itulah yang menyebabkan Malioboro diberi nama Malioboro. Berdasarkan teori yang pertama. Sampai sekarang pun jika ada pernikahan di Keraton, tempat ini selalu dipenuhi banyak karangan bunga.

Lalu ada teori selanjutnya yang mengatakan bahwa Malioboro itu merupakan nama seorang panglima kerajaan Inggris yang bernama Duke of Marlborough yang dahulu pernah tinggal di Jogja dari tahun 1811 hingga 1816. Lalu karena mengucapkan Marlborough itu agak susah buat lidah orang Jawa, maka tercetuslah nama Maliboro.

Kemudian teori ketika mengatakan bahwa Malioboro itu asal muasalnya dari bahasa Kaili. Yakni “Ma”, “Li” atau “Liu”, dan juga “Boro” yang memiliki arti jalan yang dilewati orang kecil atau rakyat biasa.

Baca Berita Lainnya:  Memacu Adrenalin di Umbul Sidomukti Ungaran

Mana teori yang benar? Sampai detik ini hal tersebut masih menjadi tanda tanya besar dan masih menjadi Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro yang menarik untuk terus diulas.

 

Usia Malioboro

Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro yang selanjutnya adalah usia Malioboro. Tahukah kamu kalau sebenarnya Malioboro itu usianya jauh lebih tua daripada Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat! Tak Percaya?

Sebenarnya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini didirikan oleh Sri Sultan HB I, atau pangeran Mangkubumi pada tahun 1755 dengan ditandainya perjanjian Giyanti yang akhirnya membagi Kerajaan Mataram menjadi dua yakni Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sementara Jalan Malioboro ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram atau sebelum Kerajaan Mataram terbagi menjadi 2 dan dulunya dipakai untuk jalan menuju pemakanan para raja yang ada di Imogiri.

Jadi Malioboro sejatinya lebih tua dari Keraton itu sendiri. itulah Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro yang kedua.

Sumber: google.co.id

Sumber: google.co.id

Ramai ditahun 1970

Meskipun Malioboro lebih tua dari pada Keraton Yogyakarta, tapi tempat ini sebelumnya hanyalah jalan biasa, bukan menjadi tempat yang seperti sekarang ini. Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro adalah bahwa sebenarnya ia baru ramai dikunjungi dan menjadi destinasi wisata wajib itu sekitar tahun 1970an. Coba kamu lihat arsitektur yang ada di tempat ini, hampir semuanya terasa begitu vintage era tahun 70an kan?

Baca Berita Lainnya:  Ini 5 Tips Mengembalikan Semangat Bekerja Setelah Libur Panjang!

Kamu pasti bertanya, kenapa bisa baru ramai setelah 1970? Jawabannya adalah karena munculnya pasar Beringharjo dan keturunan etnis Tionghoa yang menetap dan kemudian mulai berdagang di sekitar kawasan ini. Para pedagang Tionghoa itu jugalah yang mengawali mendirikan pusat perbelanjaan dan kemudian bermukim di kampung Ketandan.

 

Sumber: google.co.id

Sumber: google.co.id

Kira-kira itulah beberapa Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro yang tak banyak orang ketahui. Jadi, apakah kamu sudah tahu salah satu Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro? Jika belum, maka kamu wajib share dan memberitahu pada semua orang tentang Fakta Unik dan Tersembunyi Malioboro pada tiap orang yang kamu kenal!

No Comments

Leave a Reply