5 Hal yang Wajib Kamu Persiapkan Sebelum Datang Ke Borobudur

5 Hal yang Wajib Kamu Persiapkan Sebelum Datang Ke Borobudur

Indonesia Jernih
no comments. 32

Siapa sih disini yang nggak tahu Borobudur? Seperti yang kita semua tahu, Borobudur merupakan salah satu “mantan” 7 keajaiban dunia. Borobudur selalu menjadi tujuan wajib bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke Jogja, Magelang, atau Solo.

Tapi sebagian dari kamu mungkin menganggap bahwa jika ingin ke Borobudur tinggal datang saja tanpa persiapan apapun. Sayang rasanya kalau menggunakan kesempatan liburan ke Borobudur dan tanpa ada persiapan satu pun. Semua harus dipersiapkan sebaik mungkin. Berikut ini 5 hal yang wajib kamu persiapkan untuk menghadapi liburan di Borobudur.

 

1.     Candi Terbesar Di Dunia! Butuh Waktu Menikmati Semua Sudutnya.

Kamu semua pasti tahu kalau Borobudur adalah Candi Budha terbesar di dunia. Bukan tanpa alasan, Borobudur ini memiliki luas 123×123 meter. Ia memiliki 10 lantai yang memiliki arca sejumlah 505 buah patung. Tak hanya itu, Borobudur juga memiliki lebih dari 1460 relief. Dengan keindahan sebanyak itu, berapa banyak waktu yang kira-kira kamu butuhkan untuk bisa menikmati candi Borobudur? Paling tidak kamu harus menyisihkan waktu 2-3 jam untuk menikmati tempat ini.

Borobudur

Sumber: google.co.id

Selain itu Borobudur berada 40 km dari pusat Kota Yogyakarta dan dengan lalu lintas normal, kamu bisa sampai ke Borobudur dalam waktu sekitar 1-2 jam. Borobudur juga buka dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore.

Kesimpulannya, siapkan waktu paling tidak 2 jam untuk menikmati Borobudur dan 2 jam untuk perjalanan menuju kesana. Sehingga kamu bisa menikmati Borobudur dengan maksimal!

 

2.     Sediakan Uang Tunai yang Cukup!

Borobudur adalah candi yang terletak di daerah yang cukup terpencil. Nah, karena tempatnya yang cukup terpencil, kamu harus menyediakan uang tunai yang cukup karena untuk dapat menemui ATM disana cukup sulit.

Sebagai gambaran untuk tiket, harganya RP. 40.000 untuk sekali masuk untuk wisatawan domestik yang berusia di atas 6 tahun. Sementara untuk wisatawan mancanegara akan dikenai 25$ sekali masuk. Lalu disana kamu pastinya butuh makan dan minum kan? Nah, biaya makan disana bisa kita pukul rata. Sekali makan kamu akan menghabiskan Rp. 20.000 dan minum Rp. 10.000, jadi sekali makan dan minum kamu akan menghabiskan Rp. 30.000.

Setelah tiket dan makan, kamu juga harus membeli oleh-oleh untuk keluarga atau teman yang ada di kampung halaman? Katakanlah kamu membutuhkan uang Rp. 100.000 untuk membeli cinderamata disana. Jadi kira-kira, kamu harus menyediakan uang sekitar Rp. 170.000 untuk pegangan selama disana. Nilai ini bisa menjadi lebih kecil kalau kamu nggak beli oleh-oleh atau beli sedikit oleh-oleh atau bawa bekal dari rumah. Jadi sediakan uang lebih dan jangan sampai kehabisan uang di tengah perjalanan liburanmu.

 

3.     Berdiri Di Bekas Danau Purba, Hawanya…  

Borobudur terletak di daerah yang cukup terik ketika siang hari dan jika anda datang di pagi hari, udaranya akan terasa lumayan dingin. Mungkin banyak yang belum tahu kalau Borobudur ini menurut beberapa peneliti dibangun di atas sebuah danau purba. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya singkapan endapan danau berupa lempung hitam yang tersingkap. Selain itu situs ini juga dibangun di atas sebuah bukit yang memiliki ketinggian 265 meter dari permukaan laut dan 15 meter di atas dasar danau Purba yang sampai detik ini masih menjadi perdebatan.

Karena itu kamu harus memakai baju yang nyaman. Jika datang di pagi hari, maka siap-siap saja untuk memakai jaket, tak perlu yang terlalu tebal, karena cuaca dingin itu mungkin hanya bertahan sampai jam 10 pagi. Setelah itu kamu akan merasakan udara yang cukup panas setelahnya karena letak datarannya yang tak terlalu tinggi. Pakai juga sepatu yang nyaman atau sandal untuk jalan-jalan kesana. Jangan lupa juga untuk menyiapkan payung dan membawa topi dan juga kacamata untuk melindungimu dari terik matahari.

Kamu juga akan diwajibkan menggunakan kain sarung yang sudah disediakan, jadi jangan lupa juga untuk mengembalikan kain sarung itu setelah selesai mengunjungi candi ini. Ingat! Jangan sampai salah kostum kalau ke tempat ini ya!

 

4.     9 Stupa Pernah Rusak di Bom! Kini Harus Dijaga Baik-Baik.  

Itulah kenyataan yang banyak orang tak tahu. Temapt ini pernah di bom oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab dan menyebabkan 9 stupa rusak dan beberapa bagian rusak parah. Setelah itu tempat ini selalu dalam pengawasan ketat dan sudah beberapa kali dipugar untuk menjaga bentuknya tetap orisinal.

Borobudur

Sumber: google.co.id

Kamu juga pasti tahu kalau di suatu destinasi wisata pasti ada peraturan yang harus ditaati. Peraturan-peraturan tersebut bermaksud melindungi tempat wisata. Salah satu peraturan yang wajib kamu perhatikan di sana adalah larangan untuk memanjat arca. Banyak pengunjung yang mengira kalau tak masalah memanjat bangunan itu, karena terlihat kokoh dan tak masalah jika dipanjati sesekali. Tapi tahukah kamu kalau candi ini itu sudah berusia lebih dari 1100 tahun! Lalu apa menurutmu bangunan yang berusia lebih dari satu milenium tidak akan usang dimakan waktu dan memanjat adalah hal sepele yang tak masalah?

Jadilah wisatawan yang pintar dan jaga baik-baik tempat wisata yang penuh sejarah tersebut.

 

5.     “Dipopulerkan” Penjajah! Ini Waktu Yang Tepat Datang Ke Borobudur.

Jika ada pertanyaan, siapa yang pertama kali menemukan Borobudur kemudian membuatnya populer sehingga namanya dikenal dunia? Maka jawabannya adalah Sir Thomas Raffles. Penjajah asal Inggris inilah yang menemukan situs ini dan membuatnya dikenal seluruh dunia setelah itu mencantumkan nama Borobudur di dalam bukunya yang berjudul The History of Java. Sejak saat itu candi ini semakin dikenal dunia.

Borobudur

Sumber: google.co.id

Hingga di tahun 2016 yang lalu total pengunjung yang datang ke tempat ini mencapai 3.7 juta orang dan itu naik jumlahnya 200.000 pengunjung dari tahun sebelumnya. Seperti hampir kebanyakan tempat wisata, Borobudur ini ramai dikunjungi ketika momen libur panjang. Kalau sudah libur panjang, ada ribuan orang yang datang ke tempat ini dan pastinya membuat tempat itu menjadi sesak dan tak bisa menikmati keindahan tempat ini dengan maksimal. Maka dari itu, cobalah untuk memilih hari yang jarang didatangi oleh para pengunjung. Pilihlah hari yang tepat yakni diluar hari libur atau jika terpaksa di hari libur, datanglah pagi-pagi ketika Borobudur baru buka. Dengan begitu kamu bisa menikmati setiap jengkal tempat ini dengan nyaman dan tak perlu berebutan dengan wisatawan yang lainnya.

 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika kamu berkunjung ke Borobudur. Kamu wajib mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin biar liburanmu bisa maksimal! Jika ada saran lain tulis di kolom komentar ya!

No Comments

Leave a Reply