35 Pilihan Bakmi Jawa di Jogja yang Bakal Memanjakan Lidahmu

35 Pilihan Bakmi Jawa di Jogja yang Bakal Memanjakan Lidahmu

woi.id
2 comments. 1765

Jogja dikenal sebagai gudangnya bakmi jawa. Kalau boleh memakai bahasa hiperbola, setiap 100 meter kamu bisa menemukan warung bakmi jawa di Jogja. Sebagian sudah menjadi legenda, sebagian lagi baru merintis usahanya. Sebagian berupa warung tenda yang ditemani temaram lampu ting, sebagian lagi berupa rumah makan yang permanen. Tapi tetap ada benang merah dari setiap kedai bakmi jawa, yaitu penggunaan arang sebagai bahan bakar memasak. Api arang ini menambah citarasa tersendiri pada rasa masakan, sehingga bakmi jawa selalu jadi primadona. Banyak yang berpendapat rasa bakmi jawa yang dimasak dengan arang lebih lezat dibandingkan bakmi yang dimasak menggunakan kompor gas modern.

Kamu butuh referensi tempat asik untuk menikmati si kuning kenyal ini? Ini dia 50 bakmi jawa yang bisa jadi rekomendasi kamu hunting bakmi jawa di Jogja.

1. Bakmi Pele

Bakmi Pele sudah menjadi jujugan wisatawan yang ingin mencari kehangatan kuah mi rebus yang nikmat. Warung tenda Bakmi Pele berlokasi di belakang Alun-alun Utara Jogja. Setiap malam warung ini selalu ramai dijejali penikmat kuliner. Pak Pele juga membuka cabang di Pertigaan Bantulan, Godean. Di Alun-alun maupun di Godean, rasa bakmi Pak Pele tetap sama. Kuah kaldu ayam kampung yang gurih berpadu dengan mie kuning dan bihun, ditambah dengan sayuran berupa tomat dan kol. Iringan lagu-lagu dari pengamen tetap yang selalu ada di warung Pak Pele menambah syahdu suasana malam di warung ini. Sudah banyak public figure yang tertarik membuktikan kelezatan bakmi racikan bapak yang mirip dengan pesekpabola legendaris ini.

2. Bakmi Kadin

Ada dua versi asal mula nama Bakmi Kadin. Pertama, dinamakan Bakmi Kadin karena lokasinya yang berada di belakang kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin), di daerah Bintaran. Versi kedua, dinamakan Kadin karena singkatan dari mendiang pendiri usaha warung ini, yaitu Mbah Karto Kasidin. Tempatnya yang luas membuat pengunjung betah untuk makan di warung ini. Di warung ini, tidak perlu resah menunggu lama, karena juru masaknya banyak. Namun begitu, tak perlu ragu karena kualitas masakan semua juru masak di sini sama baiknya dan sama enaknya. Selain bakmi yang jadi juara di warung ini, ada pula menu minuman bajigur, untuk menambah kehangatan sebagai teman makan bakmi.

3. Bakmi Mbah Mo

Terletak di Dusun Code, Trirenggo, Bantul, bakmi ini selalu diburu pecinta kuliner. Walaupun lokasinya yang nyempil dan butuh sedikit arahan untuk sampai ke sini, tidak menyurutkan niat pecinta bakmi jawa untuk menikmatinya. Kunci dari menikmati Bakmi Mbah Mo adalah kesabaran, karena bakmi dimasak satu persatu. Tapi, kesabaran selalu berbuah manis, karena rasa bakmi Mbah Mo ini memang luar biasa enak. Lalu, janganlah datang ke sini dalam kondisi diburu waktu, karena selain membuat makan tak nikmat, dibutuhkan kesabaran dalam menunggu pesanan mie sampai datang ke meja. Di sini, bakmi dimasak satu persatu untuk menjaga kualitas rasa.

4. Bakmi Shibitsu

Terkesan seperti warung makanan Jepang, tetapi ini  warung bakmi jawa. Warung bakmi ini tidak hanya mengandalkan menu bakmi dan nasi goreng seperti umumnya warung bakmi. Kamu juga bisa memesan rica-rica ayam yang juga jadi andalan warung yang terletak di Jalan Bantul No. 106 ini. Selain bakmi jawa, banyak yang menyukai teh panas di sini sebagai pendamping setia makan bakmi. Teh yang sepet, dan kental menjadi primadona kedua setelah menyantap bakmi yang akan membuat diam membisu karena rasanya.

5. Bakmi Mbah Gito

Jangan lupa membawa kamera atau ponsel jika datang ke warung yang berada di daerah Warungboto ini. Interiornya unik, dan eye catchy, dengan banyaknya ornamen kayu yang dipakai. Jadi, selain menikmati sedapnya bakmi jawa, kamu juga bisa berfoto ria. Selain itu, suasana kedai bakmi ini juga nyaman, sehingga bisa juga jadi tempat nongkrong dan ngobrol bersama dengan sahabat atau keluarga. Asal-usul tempat unik ini adalah kandang sapi yang tak digunakan lagi. Pakaian yang dikenakan pegawainya pun khas, menggunakan motif lurik. Di mana lagi bisa menikmati bakmi jawa dengan suasana unik?

6. Bakmi Jombor

Seperti namanya, warung bakmi yang beken ini terletak di Jombor, tepatnya di pojok utara perampatan, di bawah fly over. Rasa kaldu yang mantap jadi kunci larisnya warung ini. Ramainya suasana jalan raya dan terminal tak membuat surut pengunjung. Nikmatnya rasa bakmi jombor bisa mengalahkan riuhnya jalan. Jika kamu baru saja turun dari bus di Terminal Jombor, tinggal menyeberang jalan saja. Hitung-hitung melepas lelah perjalanan dengan sepiring bakmi rebus dan teh poci gula batu.

Baca Berita Lainnya:  Ornamen Dinding Mahakarya Lukisan Abstrak Gua Pindul

7. Bakmi Pak Geno

Tempatnya memang kecil, berada di kompleks Pasar Prawirotaman, Jalan Parangtritis. Namun, jangan salah sangka, almarhum Pak Harto, yang dulu pernah jadi presiden RI, menggemari Bakmi Pak Geno. Seperti bakmi Mbah Mo, bakmi di sini dimasak satu persatu. Jadi, nikmati saja lalu lalang kendaraan yang melintas, atau bahkan berinteraksi dengan wisatawan lokal maupun internasional yang ada di sini, selagi menunggu hasil jadi masakan Pak Geno yang selalu menggoyang lidah penikmatnya.

8. Bakmi Mbah Hadi

Bakmi Mbah Hadi ini terletak di Jalan C. Simanjuntak, Terban. Mungkin akan sedikit terkecoh, karena warung Mbah Hadi ini terletak satu kompleks dengan SPBU Terban. Dahulu, warung ini berada di sebelah SPBU, tapi sekarang menjadi satu kompleks dengan pom bensin. Soal rasa, jangan ditanya. Warung ini tak pernah sepi. Jangan takut juga, walaupun satu kompleks dengan pom bensin, tetap aman kok.

9. Bakmi Mbah Wito

Rupanya banyak tokoh terkenal yang cocok dengan bakmi racikan Mbah Wito ini. Salah satunya presiden RI terdahulu, Susilo Bambang Yudhoyono. Banyak orang rela menempuh perjalanan agak jauh ke Wonosari, Gunungkidul, demi menikmati bakmi yang jadi idola ini. Mbah Wito selektif dalam memilih bahan baku untuk dagangannya, terutama dalam memilih ayam kampung sebagai bahan kaldu dan salah satu komponen masakannya. Jika kamu ingin menikmati bakmi jawa idola para tokoh ini, langsung saja meluncur ke Piyaman, Wonosari, Gunungkidul.

10. Bakmi Lethek Mbah Mendes

Rasa tak sesuai nama. Hal itu yang bisa disimpulkan dari bakmi Mbah Mendhes ini. Lethek dalam bahasa jawa berarti kumal, kumuh, atau kotor. Nama ini sendiri berasal dari bahan baku mi yang terlihat kumal dan kotor. Namun, penampilannya tak seperti rasanya yang gurih dan nikmat serta kenyal. Mi lethek ini dibuat secara tradisional dan tanpa bahan aditif. Bakmi Lethek Mbah Mendes bertempat di sebelah utara Lottemart, Maguwoharjo.

11. Bakmi Mbah Noto

Bakmi Mbah Noto sudah diramaikan pengunjung dari sore hari, karena warung ini sudah buka jam 14.00. Di warung ini, selain varian bakmi jawa, ada juga soto dan ayam bakar. Jadi, tak perlu bingung memilih menu jika ingin mencicipi makanan lain. Bakmi Mbah Noto berlokasi di Jalan Wonosari-Jogja, Playen. Tak rugi jika kamu sedang mengarah ke Gunungkidul lalu mampir mbakmi di sini

12. Bakmi Pak Sogol

Masyarakat Wates sudah tak asing dengan bakmi yang satu ini. Bakminya dibuat sendiri dengan resep turun temurun. Tak heran kalau sebagian masyarakat menobatkan Bakmi Pak Sogol sebagai bakmi jawa paling enak di Wates. Letaknya di depan SMP Negeri 1 Wates unit 2. Jangan terlalu malam kalau ingin mencoba dahsyatnya bakmi ini, karena bisa jadi sudah kehabisan duluan.

13. Bakmi Pak Rebo

Warung yang berdiri sejak 1945 ini tak pernah sepi pengunjung. Bakmi di sini tidak menggunakan kecap, jadi warnanya agak pucat, tapi rasanya tetap gurih dan mantap. Bagi yang suka kecap, bisa ditambahkan sendiri. Uniknya lagi jika membeli dibungkus atau dibawa pulang, “pengunci” bungkusannya menggunakan paku, bukan staples atau karet seperti pedagang bakmi pada umumnya. Cobalah mengunjungi Bakmi Pak Rebo di Jalan Brigjend. Katamso 167.

14. Bakmi Jokteng Kulon

Di sini, kamu bisa menikmati gurihnya nasi goreng atau bakmi jawa bersama dengan pemandangan jokteng kulon di malam hari. Jika masih kurang syahdu, sekalian saja memesan teh panas gula batu sebagai pendamping. Lokasinya tepat di seberang barat jokteng kulon, tepat di pojokan lampu merah.

15. Bakmi Doring

Doring di sini mengandung makna “tendo miring” alias tenda miring. Awal mulanya memang warung ini berjualan dengan tenda dan gerobak sederhana. Sekarang warung bakmi yang satu ini sudah mempunyai bangunan permanen di Jalan Suryowijayan 348. Di sini, krupuk yang memang sudah ditakdirkan berjodoh dengan bakmi dan nasi goreng boleh sepuasnya diambil. Di masing-masing meja sudah disediakan satu toples krupuk bawang yang boleh diambil sepuasnya.

16. Warung Pak Lanjar

Di Warung Pak Lanjar, kamu tak hanya bisa menikmati bakmi goreng, nasi goreng, ayam bakar, rica-rica ayam, sayur lodeh, ataupun ikan bakar dan goreng saja. Kamu juga bisa menikmati suasana sekitarnya yang masih dikelilingi sawah. Di warung ini juga disediakan aneka minuman khas Jogja lho, ada wedang uwuh, wedang secang, wedang jahe, teh panas, dan aneka jus. Meluncur saja ke Banteran RT. 04 / RW. 26, Donoharjo, Ngaglik.

Baca Berita Lainnya:  Boleh kepo! Nama Jajanan Ini Kipo

17. Bakmi Pak Par

Masih di sekitaran utara Jogja, tepatnya di Jalan Kaliurang Km.12. Bakmi Pak Par ini jujur, dan tidak macam-macam. Ya seperti inilah bakmi jawa. Kalau ingin variasi sedikit, pesanlah rica-rica balungan. Dimasak dari sisa tulang ayam yang digunakan untuk suwiran, dengan rasa pedas, akan menghangatkan badan untuk menantang dinginnya udara malam Jogja utara.

18. Bakmi Kampoeng Jawa Pak Karno

Terkadang keinginan makan bakmi jawa memuncak di siang hari. Padahal kebanyakan warung bakmi jawa buka malam hari. Kalau kamu mengalami hal demikian, langsung arahkan kendaraanmu ke Jalan Gedongkuning Selatan, tepatnya di selatan PLN Gedongkuning. Bakmi Pak Karno buka dari jam 14.00, dengan variasi menu bakmi goreng dan godog, nasi goreng, magelangan, capcay, dan tongseng ayam. Siapa bilang bakmi jawa hanya cocok sebagai makan malam?

19.Bakmi Jawa Pak Jo

Letaknya di Jalan Srandakan, Dusun Jodog, Kecamatan Pandak, Bantul. Dari pusat kota Jogja memang lumayan jauh. Tapi hasil tidak akan mengkhianati proses. Istimewanya lagi, warung ini sudah buka dari siang. Walaupun jauh, bakmi jawa di sini selalu jadi buruan. Ada juga menu istimewa, yaitu nasi godog. Iya, nasi yang digenangi kuah bakmi godog. Kamu harus cobain yang satu ini.

20. Bakmi Jawa 31

Dinamakan begitu karena letaknya di Jalan Langenastran Lor 31, Panembahan. Karena letaknya tak jauh dari Alun-alun Kidul, maka tepat untuk perhentian makan malam setelah lelah memancal odong-odong. Jangan tertipu dengan bentuknya yang seperti rumah biasa. Perhatikan gerobak yang ada di depannya. Lelah dan lapar setelah bermain di Alun-alun Kidul langsung terobati di sini.

21. Mie Anglo

Aslinya, Mie Anglo ini berada di Solo, namun sejak 2015 membuka cabang di Jogja, tepatnya di Jalan Laksda Adisucipto Km.9. Tempatnya lumayan besar, dan mungkin lebih tepat disebut rumah makan ketimbang warung. Harga bakmi jawa di sini juga terbilang murah, mulai limabelasribuan kamu sudah bisa menyantap bakmi, nasi, atau capcay. Bisa pula request menambah brutu, uritan, rempelo ati sebagai topping.

22. Bakmi Pak Parman

Walau hanya warung sederhana, banyak yang selalu merindukan bakmi racikan Pak Parman yang berlokasi di Jalan Gajah Mada ini. Bahkan kadang harus rela mengantri untuk bisa menikmati sedapnya bakmi atau nasi goreng. Letaknya tak jauh dari Puro Pakualaman.

23. Bakmi Jawa Rumah Budaya Tembi

Dulu, terdapat warung bakmi jawa di sisi pendopo Rumah Budaya Tembi. Namun, kini tak harus merelakan sedikit waktu menempuh perjalanan Jogja-Bantul hanya untuk menikmati gurih dan sedapnya bakmi jawa ini. Cukup arahkan kendaraan menuju Lippo Plaza Jogja. Iya, bakmi jawa ini ada di mall. Rasa jelas sama, dan enaknya lagi, sehabis makan bisa jalan-jalan, belanja, atau nonton film.

24. Bakmi Jawa Kledokan Kotin

Memang belum seterkenal Pak Pele atau Kadin, tapi bakmi satu ini juga mempunyai penggemar sendiri. Masih menggunakan telur bebek dan ayam kampung sebagai komponen kunci kelezatan bakmi jawa. Bakmi Kledokan terletak di Jalan Kapas 6, Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman

25. Bakmi Jawa Robin Van Bejo

Terdengar seperti nama londo bukan? Tapi tak ada unsur barat sedikitpun baik di warung maupun di masakannya. Yang akan dijumpai malah ornamen jaman dulu, menghiasi interior warung bakmi yang berlokasi di sebelah utara pertigaan Tembi ini. Pak Robin, sang pemilik, menyediakan bermacam menu di sini, antara lain bakmi goreng, bakmi godog, nasi goreng, sampai rica-rica ayam.

26. Bakmi Jawa Kotabaru

Tak jauh dari Kridosono, terdapatlah suatu tempat makan bakmi jawa yang membuat ketagihan. Namanya Bakmi Jawa Kotabaru. Tempatnya ada di Jalan Juadi 7, Kotabaru, sebelah timur lembaga kursus Bahasa Inggris. Walaupun posisinya masih terhitung di tengah kota, namun tempat ini tidak riuh ramai oleh hiruk pikuknya lalu lintas.

27. Bakmi Jawa Wong Gamping

Bakmi yang satu ini juga belum se-hitz bakmi lainnya. Namun dari segi rasa, tidak kalah dengan bakmi yang sudah populer dan melegenda. Belum lagi porsinya yang bisa dikatakan cukup untuk mengatasi rasa lapar akibat seharian belum makan. Bakmi Jawa Wong Gamping bisa ditemukan di Jalan Sidoarum-Gamping, tepatnya di sebelah timur Kantor Kecamatan Gamping. Sembari menunggu masakan jadi, kamu bisa jajan snack klasik yang ada di sini juga.

Baca Berita Lainnya:  Goa Tanding yang Tak Tertandingi

28. Bakmi Kang Wakidal

Tidak, kita tidak sedang membahas orang yang dominan menggunakan tangan kiri. Kang Wakidal tetap dominan menggunakan tangan kanan. Awalnya beliau membuka warungnya di daerah Condongcatur, namun kini Kang Wakidal berkarya di Jalan Melon, Mundusari, Nologaten. Bakmi Kang Wakidal juga seperti warung bakmi pada umumnya, menggunakan ayam kampung sebagai bahan utama kaldunya. Sesekali cobalah ke sini, apalagi jika mencari warung bakmi terdekat di sekitar Ambarukmo.

29. Bakmi Bu Yuni

Masih di Jalan MT Haryono, Mantrijeron, menuju arah Timur sebelum perempatan Gading. Warung sederhana Bu Yuni ini juga tak pernah sepi, apalagi jika cuaca cerah. Meskipun di sekitarnya juga terdapat warung bakmi jawa, bakmi di sini selalu ditunggu dan rela diantri. Ayam kampung yang tergantung di atas tungku jadi ornamen tersendiri selain juga menjadi bahan untuk mie dan nasi yang akan dimasak.

30. House of Raminten

Di antara deretan menu menarik dan unik, dari masakan barat, timur, utara, dan selatan, terselip menu wajib, yaitu bakmi jawa dan nasi goreng di resto yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ini. Rasa jelas masih otentik Jawa dan tak kehilangan jati diri. Sebagai pendamping bakmi jawa, kamu juga bisa memesan berbagai macam cemilan dan minuman yang unik, seunik desain interior dan ornamen pendukungnya. Kamu bisa datang ke Jalan FM Noto 7 Kotabaru, atau Jalan Kaliurang Km 15,5. Jangan lupa siapkan kesabaran ekstra, karena tak jarang kamu harus mengantri untuk mendapatkan tempat.

31. Bakmi Jawa Asli Gunungkidul

Meskipun namanya Gunungkidul, tapi warung bakmi ini berada di Jalan Kusumanegara, tepatnya di sebelah barat Taman Makam Pahlawan. Kalaupun sedang ingin mencoba menu lain, di sini juga terdapat rica-rica daging dan rica-rica balungan. Kamu tinggal pilih, ingin mencoba sedap gurihnya bakmi jawa yang menghangatkan badan, atau pedasnya rica-rica yang membuat keringat mengucur.

32. Bakmi Jawa Ken Arok

Ini bukan kisah seseorang yang mendirikan Kerajaan Tumapel, ini persoalan bakmi jawa yang dipadukan dengan citarasa modern. Ternyata pemilik sekaligus juru masaknya dulu pernah bekerja sebagai chef di sebuah hotel bintang eksklusif. Perpaduan rasa klasik bakmi jawa berpadu dengan bumbu modern menghasilkan perpaduan rasa yang unik dan nikmat. Ada pula menu spesial a la hotel berbintang, yaitu yum cha. Pacu kendaraanmu menuju Jalan Solo Km 12,5, lebih tepatnya setelah rumah sakit.

33. Bakmi Sawah Sidomoyo

Seperti namanya, warung bakmi ini dikepung sawah yang masih asri. Untuk menuju ke sana sedikit membutuhkan perjuangan, karena lokasinya yang berada di luar area perkotaan, yaitu di Jalan Sidomoyo Km. 0,5, Godean. Meskipun sedikit jauh, tapi Bakmi Sawah Sidomoyo telah menjadi salah satu legenda bakmi jawa. Racikan mie, kol, bumbu halus dengan komponen utama berupa bawang putih,  kuah kaldu ayam kampung, dan tak lupa suwiran ayam kampung asli bergumul mesra menghasilkan rasa otentik dari bakmi jawa. Tidak akan rugi meluangkan sedikit waktu untuk makan malam di sini.

34. Bakmi Oncor Gowongan

Oncor adalah lentera. Kenapa dinamakan Bakmi Oncor? Di warung yang ternyata sudah ada sejak tahun 1952 ini, dipasang lentera sebagai sumber cahaya penerangan. Meskipun sekarang tak lagi menggunakan oncor sebagai sumber penerangan, oncor ini tetap jadi icon dengan tetap dipasangnya oncor di depan warung yang terletak di Jalan Gowongan Kidul ini. Warung tenda yang sederhana ini bukan representasi dari rasanya. Kalau sudah menyantap bakmi jawa goreng di sini, hampir pasti kamu akan kembali lagi. Belum lagi rasa bakmi godog dan nasi gorengnya yang tak kalah mengharukan.

35. Bakmi Jawa Sorryngin

Pak Yono pemilik warung ini bukan selalu meminta maaf sehingga menamakan warungnya demikian. Tapi maksud sorryngin ini adalah pelesetan dari “ngisor ringin” yang artinya di bawah beringin. Di depan kantor Kelurahan Condongcatur, Sleman, terdapatlah suatu pohon beringin yang tegak berdiri dengan rimbunnya. Di bawah pohon itu ada kedai bakmi jawa milik Pak Yono. Nah, di sinilah kamu bisa menikmati bakmi jawa a la Gunungkidul, dengan ditemani semangkuk ronde sebagai teman penghangat malam yang dingin.

Itulah rekomendasi bakmi jawa yang bisa membuat lidah bergoyang. Kamu punya rekomendasi lain? Tulis di kolom komentar ya!

Comments (2)

Leave a Reply